September 26, 2022

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Tak Cuma BSU (Bantuan Subsidi Upah)! Jokowi Juga Bakal Tebar BLT Rp 600 RIbu. Cara Rezim Diktator Kapitalis Membagi Uang Receh Ditengah Oligarki Menikmati Kekayaan Indonesia!

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah memastikan akan kembali menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) alias subsidi gaji kepada para pekerja yang memiliki penghasilan di bawah Rp 3,5 juta. Bantuan ini akan dicairkan mulai minggu depan.
Bantalan sosial ini akan diberikan kepada 16 juta pekerja berpenghasilan di bawah Rp 3,5 juta dengan besaran bantuan senilai Rp 600 ribu. Pemerintah sendiri telah menyiapkan alokasi anggaran untuk penyaluran subsidi gaji sebesar Rp 9,6 triliun. ( https://www.cnbcindonesia.com/news/20220829132329-4-367397/cair-minggu-depan-ini-kriteria-penerima-subsidi-gaji-jokowi )

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk memberikan bantalan sosial tambahan sebagai bentuk pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Dana bantalan yang siap digelontorkan mencapai Rp 24,17 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers usai rapat terbatas secara tertutup di Istana Kepresidenan Jakarta memastikan akan menyalurkan bantuan langsung tunai sebesar Rp 12,4 triliun bagi 20,65 juta keluarga penerima bantuan. ( https://www.cnbcindonesia.com/news/20220829121851-4-367353/tak-cuma-bsu-jokowi-juga-bakal-tebar-blt-rp-600-ribu )

Komentar :

Rencana kenaikan harga BBM bersubsidi akan diambil pilihan oleh rezim penguasa untuk meringankan beban subsidi APBN, beban yang seharusnya bukan menjadi beban, karena itulah kewajiban penguasa, melayani rakyat, bukan melayani pemodal.

Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia kembelai mengaskan bahwa Indonesia kan terus mendorong hilirisasi pertambangan. Hal itu termasuk investasi baru dari perusahaan-perusahaan internasional atau asing.

Salah satu hilirisasi yang sedang digenjot pemerintah adalah fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel. Yang mana, Indonesia sendiri sudah melarang pengusaha nikel untuk menjual nikel secara bijih, namun harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu sehingga penjualan mendapatkan nilai tambah.

Terbukti, pelarangan ekspor bijih nikel mampu mengerek nilai ekspor nikel RI yang mana pada tahun 2022 ini, kata Bahlil bisa mencapai US$ 20 miliar atau Rp 299 triliun (kurs Rupiah Rp 14.977 per US$).

Ditengah para pemodal berpesta uang dalam mengeruk dan mengelola sumber daya alam Indonesia, rakyat kecil hanya mendapatkan uang receh dari BSU dan BLT. Sungguh memprihatinkan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

مَا مِنْ وَالٍ يَلِي رَعِيَّةً مِنْ الْمُسْلِمِينَ فَيَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لَهُمْ إِلَّا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ

“Tidaklah seorang pemimpin yang mengurusi persoalan kaum Muslim, kemudian dia mati, sementara ia sedang menipu rakyatnya, kecuali Allah Swt haramkan atas mereka surga.” ( HR Bukhari dan Muslim dalam shahihnya, imam Ahmad dalam musnadnya dan al-Darimiy dalam sunannya. )

Terkait kandungan hadits di atas, syeikh Mulla al-Qari al-Hanafi berkata,

وهو غاش…. أي خائن لهم أو ظالم بهم لا يعطي حقوقهم ويأخذ منهم ما لا يجب عليهم إلا حرم الله عليه الجنة أي دخولها مع الناجين أو محمول على المستحل أو زجر وكيد ووعيد شديد أو تخويف بسوء الخاتمة نعوذ بالله من ذلك (مرقاة المفاتيح شرح مشكاة المصابيح – (ج 11 / ص 322)

“wa huwa ghasy-syun” artinya adalah pengkhianat terhadap rakyat atau zhalim terhadap mereka, dia tidak memberikan hak-hak rakyat dan dia mengambil dari rakyat hal-hal yang tidak wajib atas meraka, kecuali Allah mengharamkan atas dia surga. Maksudnya haram masuk surga bersama dengan orang-orang yang selamat. Hadits tersebut mengandung pengertian mustahil, larangan, makar, ancaman yang keras atau menakut-nakuti dengan su’ul khatimah… na’udzubillah (Mirqah al-Mafatih Syarh Misykah al-Mashabih, 11/ 322).

( Muhammad Abduh Hirawan, ST. – Pengamat Kebijakan Publik )