May 17, 2024

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Amerika Menggapai Lebanon Dalam Dua Hal

Beranda Islam – Dikutip dari Surat Kabar Al-Rayah edisi 422, menurut Insinyur Magdy Ali, setelah Lebanon jatuh ke dalam krisis ekonomi yang mencekik dan runtuhnya mata uang mereka (pound Lebanon), maka Amerika dapat menggapai Lebanon dengan dua hal.

Pertama, dokumen demarkasi maritim yang mengarah pada normalisasi dengan entitas Yahudi yang merebut tanah Palestina, yang dikelola secara lengkap oleh utusan Amerika, Amos Hochstein.

Adapun yang kedua mendorong Lebanon untuk memasuki sistem IMF dan Bank Dunia, setelah meminta politisi korup untuk menyerahkan dokumen rencana reformasi untuk dana tersebut, yang lambat diimplementasikan oleh para koruptor.

“Amerika dapat menggapai Lebanon dengan dua hal, salah satunya adalah dokumen demarkasi maritim yang mengarah pada normalisasi dengan entitas Yahudi yang merebut tanah Palestina, yang dikelola secara lengkap oleh utusan Amerika, Amos Hochstein” tulis Magdy Ali dalam surat kabar A;-Rayah edisi 422.

Ia menjelaskan bahwa dengan demikian, Amerika memperluas kendalinya atas pergerakan ladang gas di Mediterania Timur, yang merupakan dokumen penting bagi Amerika secara internal dan eksternal, terutama dalam krisis gas yang sedang berlangsung akibat konsekuensi dari perang Rusia-Ukraina, di mana Amerika melibatkan Rusia.

“Hal kedua yang sedang berlangsung adalah mendorong Lebanon untuk memasuki sistem IMF dan Bank Dunia, setelah meminta politisi korup untuk menyerahkan dokumen rencana reformasi untuk dana tersebut, yang lambat diimplementasikan oleh para koruptor. Amerika menekan Lebanon melalui beberapa dokumen, yang terpenting adalah dokumen kelistrikan yang juga dikelola langsung oleh Amos Hochstein” ungkap Magdy Ali di dalam tulisannya.

Ia juga menambahkan bahwa Amerika mewajibkan semua pihak untuk menerima demarkasi maritim, yang ditandatangani oleh Aoun, yang kemudian keluar dari istana sehari sebelum masa jabatannya berakhir. Diikuti keluarnya menantu laki-laki Aoun, kepala Gerakan Patriotik Bebas—yang tamak akan kursi presiden, dan merupakan orang yang disanksi Amerika—yang tidak terduga.

Hal tersebut menunjukkan berakhirnya peran mereka yang dipercayakan oleh penguasa terkuat di Lebanon (Amerika); bersamaan dengan keberhasilan Amerika membuat pihak oposisi di Lebanon yang dipimpin oleh partai Iran, penyerahan masalah demarkasi kepada negara Lebanon, dan pelepasan diri dari keamanan apa pun terhadap entitas Yahudi sang perampas.

“Saat ini, Amerika mempertahankan Lebanon dengan respirator (alat bantu nafas) buatan, ia mengizinkan beberapa bahan bakar pembangkit listrik dari Irak—yang sebagian kecilnya juga dari Iran—, serta listrik dari Suriah dan Yordania. Terlepas dari gangguan listrik yang terus berlanjut—karena penipuan yang dilakukan Amerika mengenai sanksi Kaisar terhadap Suriah—di dua negara itu, ia juga mengizinkan Bank Sentral untuk memanipulasi dolar, melalui anteknya di bank yaitu Riad Salameh, juga para perekayasa keuangannya” tulis Magdy Ali.[]