October 24, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

BerandaIslam.com – Keputusan pemerintah untuk membatalkan pemberangkatan calon jamaah haji mendapat kritikan dari Direktur Siayasah Institute, Irwan Januar bahwa hal ini menunjukkan inkonsistensi dan ketidakjujuran pemerintah khususnya Menteri Agama dan DPR.

“Jadi kalo ketika melihat ini menunjukkan inkonsistensi ya dan tidak kejujuran dari pemerintah khusus nya Menteri Agama dan DPR karena DPR yang menyuarakan isu ini ya yang menyuarakan bahwasanya pemerintah Saudi tidak memberikan kuota seperti itu” ujarnya pada program Kabar Petang Live News Khilafah Channel, Jumat (11/6/2021) lalu, melalui kanal youtube KC News dengan tema “Umat Butuh Pelayanan Ibadah Haji Sepenuh Hati”.

Irwan juga menyampaikan dalam membuat kebijakan atau menyampaikan suatu informasi seharusnya anggota dewan dan juga pejabat negara berbicara berdasarkan data bukan asumsi apalagi kabar burung.

“Jadi mohon seharusnya ini anggota dewan juga pejabat negara, pejabat publik itu mereka, satu memberikan pernyataan base on data berdasarkan data berdasarkan juga evidence bukti jangan hanya berdasarkan prakira, asumsi atau kabar burung yang gak jelas seperti itu” ungkap Irwan.

Ia juga mengkritik bahwa para pejabat pengambil kebijakan tidak belajar dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya dan ada ketidakjujuran di dalam menyampaikan serta paling penting adalah untuk meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan.

“Yang kedua juga harus jujur ya menyebutkan apa yang sebetulnya terjadi seperti itu dan ketiga belajar lah minta maaf ya jadi tidak kemudian sudah terjadi begitu sudah aja gitu kan gak ada permintaan maaf dari anggota dewan dari kementerian agama terkait dengan kesimpangan siuran informasi pembatalan ibadah haji ujungnya kan batal seperti itu” pungkasnya.