March 5, 2024

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Krisis Inggris, Kedigdayaan Kapitalisme Dipertanyakan

Krisis Inggris, Kedigdayaan Kapitalisme Dipertanyakan

Beranda Islam – Di penghujung Tahun 2022 Inggris dilanda krisis parah. Negeri Ratu Elizabeth saat ini tengah mengalami krisis ekonomi yang kian mencekam, di mana kehidupan warga terus terpengaruh akibat biaya hidup yang meroket.

Pada bulan September Tahun 2022 lalu Inggris mencatatkan inflasi hingga di atas 10,1%. Ini merupakan kenaikan tertinggi dalam 40 tahun. Selain itu, nilai tukar poundsterling terhadap dollar Amerika Serikat (AS) juga anjlok tajam yang membuat impor komoditas ke negara itu makin mahal.

Selain itu, krisis yang terjadi di Inggris disinyalir karena adanya kenaikan harga energi. Kenaikan ini sendiri didorong oleh naiknya harga bahan bakar setelah serangan Rusia ke Ukraina. Inggris dan beberapa sekutunya melemparkan embargo atas beberapa bahan bakar asal Rusia.

Sedangkan pada bulan Oktober 2022, otoritas energi Inggris Ofgem menaikkan tarif batas atas listrik rumah tangga pada hingga 3,549 pound atau Rp 60,7 juta setahun. Padahal, sebelumnya tarif batas atas hanya menyentuh angka 1.971 pound atau Rp 33,7 juta.

Kenaikan harga energi mendorong kenaikan pada harga-harga barang lainnya, termasuk makanan. Selain itu bank sentral Bank Of England (BoE) telah menaikkan suku bunga 50 basis poin menjadi 2,25%. Kenaikan suku bunga ini menjadi yang kenaikan yang ketujuh secara berturut-turut. Bahkan juga berencana untuk memberikan kenaikan suku bunga ‘signifikan’ ketika pertemuan berikutnya pada bulan November. Ini dilakukan untuk mengendalikan inflasi hingga di level 2%

Lebih parah lagi beberapa kalangan muda memutuskan untuk menjadi pekerja seks komersial (PSK) demi memenuhi kebutuhan hidup. Dilansir dari laporan media lokal Itv, pendapatan dari kegiatan seks berbayar itu dapat mencukupi biaya sewa apartemen.

Di awal musim panas negara itu saja, dimulai Juni dan berakhir September, ada tambahan 1/3 perempuan menjadi PSK. Data dari English Collective of Prostitution, mengatakan banyak warga yang menjadi PSK ini merupakan orang tua tunggal. Di Inggris prostitusi indoor diizinkan pemerintah.

Mengutip Survey Resolution Foundation, dalam kurun waktu tertentu sampai dengan pandemi 2020, rata-rata pendapatan kelas pekerja hanya naik 0,7% pertahun. Ini jauh dari rekaman dekade sebelumnya sebesar 2,3% (antara 1961-2005).

Mahalnya harga pangan telah membuat beberapa keluarga memutuskan untuk melewatkan waktu makannya. Bahkan, berdampak juga pada anak-anak.

Di Inggris, semua anak sekolah berhak atas makanan sekolah gratis. Tetapi di luar itu, hanya anak-anak yang orang tuanya berpenghasilan kurang dari 7.400 pound (Rp 120,5 juta) per tahun yang memenuhi syarat.

Masih ada 800.000 anak yang tidak termasuk dalam daftar penerima makanan gratis itu. Kelompok bantuan amal masyarakat juga mengatakan kepada Observer minggu ini bahwa mereka berjuang untuk mengatasi permintaan baru dari keluarga yang tidak mampu memberi makan anak-anak mereka.

Krisis yang terjadi di Inggris membuat Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss memutuskan untuk mundur dari jabatannya. Ia mundur setelah 45 hari menjabat di posisi tertinggi pemerintahan Inggris.

Perempuan berusia 47 tahun itu mengatakan telah menyampaikan pengunduran dirinya kepada Raja Charles III. Ini setelah bertemu dengan Graham Brady, pemimpin Komite Partai Konservatif 1922.

Apa yang terjadi di Inggris dengan sistem kapitalisme yang dianggap kokoh dan kuat patut dipertanyakan. Karena sistem ekonomi kapitalisme itu sendiri melegalkan transaksi riba dan menggunakan standar moneter uang kerta (fiat money) yang rentan dengan inflasi.

Krisis ini menjadi pelajaran juga akna bahaya ketergantungan energi pada negara lain, sehingga penting juga untuk mewujudkan energi. Ditambah kebijakan ekonomi Kapitalisme sangat buruk dalam mengatasi inflasi yakni melalui mekanisme suku bunga.

Mekanisme jelas merugikan banyak pihak. Menyebabkan pinjaman naik otomatis, sementara deposan bank untuk tanpa keluar keringat.[]