September 17, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Intelektual Muslim Kalimantan Barat, Muhammad Abduh Hirawan menyatakan Liga Arab, PBB, organisasi OKI, dan komunitas dunia Islam lumpuh terhadap entitas penjajah Israel.

Hal ini beliau sampaikan ketika diminta tanggapan atas penggusuran paksa warga Palestina di Bulan Ramadhan yang telah memicu bentrokan di Yerusalem Timur melalui pesan singkat via whatsapp, Sabtu (8/5) kemarin.

“Liga Arab, PBB, Organisasi OKI, dan komunitas dunia Islam, seperti lumpuh terhadap entitas penjajah Israel” tulisnya.

Tidak hanya lembaga-lembaga internasional, para penguasa negeri-negeri Muslim juga seperti lebih takut mati dan cinta dunia daripada membela saudara seiman dan seakidah, itupun sampai saat ini hanya mampu mengecam.

“Apa yang terjadi di Masjidil Aqsha, sudah seharusnya mencoreng wajah para penguasa negeri-negeri kaum Muslimin. Mereka sebenarnya menyadari, bahwa Israel adalah ‘tumor’ bagi tanah kaum Muslimin, namun mereka lebih takut mati dan cinta dunia, dibanding hidup untuk membela agama dan saudara seagama.” Ungkap beliau.

Sebagaimana diketahui kepolisian dan pemukim Yahudi bentrok dengan warga Palestina menyusul aksi penggusuran di Yerusalem Timur.

Kisruh dipicu oleh tuntutan organisasi Israel yang mengklaim kepemilikan rumah keluarga pengungsi Palestina. Warga Arab Palestina bersitegang dengan pemukim Yahudi di Yerusalem Timur, pada Kamis (6/5) lalu memasuki hari kedua.

Kepemilikan rumah yang dihuni keluarga pengungsi Palestina sejak 1948 itu diklaim oleh organisasi Yahudi, dan dibenarkan oleh putusan pengadilan.

Mahkamah Agung Israel sebenarnya dijadwalkan menggelar sidang dengar perkara mengenai kasus ini, Senin (10/5) depan.

Namun kekerasan keburu meletup ketika warga Yahudi menempati paksa rumah yang diperebutkan setelah tenggat pada 2 Mei dibiarkan lewat.

Ustadz Abduh sapaan akrab beliau menjelaskan bahwa penggusuran paksa terhadap warga Palestina sudah sering terjadi dilakukan oleh Israel, menunjukkan bukti bahwa wilayah negara Israel Raya tidak cukup hanya tertera pada saat ini, namun akan terbentang diantara sungai Nil Mesir dan sungai Eufrat Tigris Irak.

“Wahai penguasa dunia Muslim, tidak tergerakkah hati kalian ketika melihat saudaramu dizhalimi. Apakah kalian tidak malu terhadap rasulullah, para sahabat, terutama Khalifah Umar bin Khattab ra. sampai dengan  Sultan Abdul Hamid II yang berjihad fi sabilillah membebaskan dan mempertahankan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha! Ittaqillah! Kekuasaan kalian tidak kekal, tapi bisyarah Rasulullah SAW akan tegaknya Khilafah itu pasti. Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir” pungkas beliau.[] (WI)