September 15, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Diambil dari perkataan Mantan Duta Besar Italia untuk Irak, Marco Carnelos, dalam pernyataannya di Middle East Eye bahwasanya Lebanon benar-benar telah menjadi sebuah negara yang gagal. Ia juga memaparkan, “Apa yang dilakukan oleh Kelompok Tujuh Negara Industri (G7) —kecuali Prancis— terhadap krisis Lebanon sangat mengecewakan harapan.”

Dia menyiratkan pernyataan Bank Internasional bahwa krisis ekonomi di Lebanon mungkin termasuk di antara 3 krisis ekonomi terbesar di dunia sejak pertengahan abad ke-19. Duta Besar Italia berkomentar bahwa ada beberapa fase lain yang lebih buruk daripada jatuhnya ekonomi tersebut, dan tampaknya Lebanon sedang menuju ke arah sana. Dia memperingatkan dampak mengerikan akibat keruntuhan total sebuah negara di Lebanon yang sulit diprediksi.

Sebagaimana ia juga memperingatkan bahwa keruntuhan total negara dapat mengakibatkan runtuhnya militer Lebanon, yang mengakibatkan diberikannya wilayah-wilayah tak berpenghuni bagi Hizbullah untuk menguasai negara. Ia juga mengatakan bahwa kegagalan total negara dapat menyebabkan perpecahan sekte utama Lebanon, dan bisa saja melibatkan Lebanon ke dalam perang saudara lainnya. Dia percaya bahwa runtuhnya Lebanon akan memiliki dampak yang tidak terduga bagi para tetangganya, terutama di Israel.

Ia mengatakan bahwa beberapa penasihat Barat dan wilayah yang memimpikan “kekacauan yang diciptakan” harus mempertimbangkan semua kemungkinan dampak dari keruntuhan Lebanon. Dia menyerukan agar diadakannya sesi khusus di Dewan Keamanan PBB untuk membahas krisis dan mengadopsi resolusi atas Bab VII Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa, yaitu intervensi militer.

Tanggapan Al-Waie: Kepada Duta Besar Italia yang menyerukan Intervensi Internasional di Lebanon untuk menyelamatkanya, kami nyatakan, “Bukankah segala pencapaian Lebanon yang telah dicapainya tidak lain adalah dengan cara intervensi asing? Itu juga yang menjadi sebab dari semua masalah Lebanon sejak awal berdirinya, penanaman sektarianisme di dalamnya, pemaksaan pemimpin kepada rakyatnya, hingga penjerumusannya ke dalam tungku (lilitan) hutang riba internasional.”

Berbanding terbalik dengan apa yang diminta (oleh Duta Besar Italia), kami katakan, “Dunia internasional harus berhenti mencampuri urusan Lebanon dan negara-negara di kawasan itu, serta menyerahkan keputusan nasib negara kepada rakyatnya yang ingin mengembalikan Lebanon ke asalnya sebagai bagian dari Negara Kesatuan Islam dan mengembalikan pemerintahan sesuai dengan apa yang telah Allah turunkan kepada manusia. Itu saja yang bisa mengakhiri Lebanon dan kawasan tersebut dari kejahatan intervensi dunia internasional.”

Diterjemahkan dari Majalah Al-Waie edisi 419, terbit pada bulan Zulhijah 1442 H/Juli 2021 M

Judul asli : Diplomat Italia: Lebanon Merupakan Negara yang Gagal, Kapan Dunia Internasional Melakukan Intervensi untuk Pembebasannya?

Sumber :
https://mediamuslimtimurtengah.wordpress.com/2021/08/29/berita-muslim-di-dunia-bagian-2/

http://www.al-waie.org/archives/article/17822