August 4, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

BerandaIslam.com – Dilansir dari dw.com, Sabtu (26/6), seorang cendekiawan Islam asal Jerman, Abdel-Hakim Ourghi izin mengajarnya ditolak. Penolakan ini terjadi karena keyakinan teologis Ourghi dianggap beraliran liberal berdasarkan sumber dari seorang temannya.

Seorang cendekiawan Islam Jerman telah ditolak izin mengajarnya karena “keyakinan teologisnya yang liberal,” kata salah satu rekannya kepada sebuah surat kabar, Sabtu (26/6).

Pakar Islam, Susanne Schröter berbicara untuk mendukung Abdel-Hakim Ourghi, yang mengepalai Departemen Teologi Islam di Universitas Freiburg selama hampir satu dekade. Bulan lalu, Ourghi yang berusia 53 tahun memiliki “ijaza” (lisensi untuk melatih guru Islam) yang ditolak oleh Stiftung Sunnitischer Schulrat (Yayasan Dewan Sekolah Sunni), yang berbasis di Stuttgart.

“Mr. Ourghi memiliki gelar doktor dalam teologi Islam dan telah mengajar pendidikan agama Islam selama bertahun-tahun,” kata Schröter kepada tabloid Bild. “Asumsi bahwa dia secara teknis tidak cocok karena itu tidak memiliki dasar apapun.”

Oleh karena itu jelas bahwa “dosen dikeluarkan dari universitas karena keyakinan teologisnya yang liberal,” tambahnya.

Sebagaimana diberitakan Ourghi memuji bentuk Islam liberal, yang bertentangan dengan pandangan banyak praktisi konservatif. Dia telah menerbitkan buku tesis untuk praktik keagamaan yang damai dan adil gender, dan memperingatkan calon guru agama dalam seminarnya terhadap Islam politik dan apa yang dia sebut “pandangan usang dari para sarjana konservatif.”

Pria berusia 53 tahun ini telah mengeluarkan sejumlah buku, termasuk judul You Don’t Have to Wear a Headscarf dan Reform Islam: 40 Theses. “Karena saya membela Islam sekuler dan liberal, mereka ingin menyingkirkan saya,” kata Ourghi kepada surat kabar Die Welt, Jumat (25/6). []

Sumber : https://m.dw.com/en/german-islamic-teachers-license-revoked-for-being-too-liberal/a-58055128