April 22, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Ilustrasi: Hafiz Quran Good Looking - Foto : istockphoto.com

ANSPI Kecam Pernyataan Menag Tentang ‘Radikalisme Masuk Lewat Good Looking-Hafiz’

BerandaIslam.com — Lembaga Kajian Analisis dan Strategis Pemikiran Islam (ANSPI) meminta Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menarik kembali ucapannya terkait paham radikal masuk melalui orang berpenampilan menarik atau good looking dan memiliki kemampuan agama yang baik.

ANSPI menilai pernyataan Fachrul itu menimbulkan kekisruhan, kekacauan dan menyakiti umat Islam. Sebenarnya radikalisme alat yang digunakan untuk menyerang umat Islam dan ajarannya.

“Kami minta agar Menag menarik semua tuduhannya yang tak mendasar karena itu tuduhan yang sangat tidak tepat, radikalisme itu standar ganda yang kadang dituduhkan kepada umat Islam dan ajaran Islam, sangat aneh kalau mengatakan ajaran Islam sebagai ajaran radikal yang berbahaya”, kata Humas ANSPI, Denny Akbar, kepada Beranda Islam, Jumat(4/9/2020).

Denny menyinggung defenisi radikalisme sampai saat ini belum ada kejelasan, sehingga bisa ditarik kemana-mana, dan ini justru berbahaya.

“Sampai saat ini terkait radikalisme itu sendiri belum ada kejelasan, kalau dikatakan radikalisme itu adalah upaya tindakan kekerasan atau kudeta, ini baru berbahaya, dan kita bisa lihat kelompok-kelompok yang cenderung menggunakan kekerasan, ini pun penyelesaiannya dengan proses pembinaan dan hukum, kecuali yang sudah benar-benar melakukan pemberontakan dengan mengangkat senjata yang memang harus ditumpas.” ungkap Denny.

Saat ini radikalisme dikaitkan dengan umat Islam dan ajaran Islam seperti Khilafah atau menuduh kelompok tertentu tanpa proses kejelasan dan hukum maka ini adalah suatu kesalahan.

“Menag tak boleh mengatakan Khilafah adalah paham berbahaya, atau menuding seseorang atau kelompok tertentu yang sedang mendakwahkan dan mengajarkannya sebagai kelompok terlarang atau radikal. Justru mereka berupaya memperbaiki negeri ini dengan mengusulkan penerapan syariah secara Kaffah tentu dengan cara-cara yang makruf yaitu dakwah itu sendiri bukan dengan kekerasan.” tegas Denny.

Lembaga Kajian ANSPI sendiri aktif dalam membahas isu-isu keumatan dan permasalahan bangsa, untuk dikaji dan diberikan solusi berdasarkan aturan dan syariah Islam.[]
(WI)