April 17, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

BerandaIslam.com – Amir Hizbut Tahrir yang ke-2 Syaikh Abdul Qadim Zallum, menjelaskan runtuhnya Khilafah Turki Utsmaniyah salah satunya dipengaruhi oleh seorang agen Inggris, Abdul Aziz bin Muhammad bin Saud. Hal tersebut terungkap di dalam bukunya Malapetaka Runtuhnya Khilafah terbitan Al-Azhar Press Tahun 2007.

Ia menyebutkan dalam tulisannya “Melalui agennya, Abdul Aziz bin Muhammad bin Saud, Inggris berupaya menyerang Daulah Islam dari dalam.” pada halaman 7.

Lalu pada tanggal 18 Juni 1913 M, pemuda-pemuda Arab mengadakan kongres di Paris dan mengumumkan Nasionalisme Arab. Dokumen yang ditemukan di Konsulat Prancis di Damaskus telah membongkar rencana pengkhianatan mereka kepada Khilafah Utsmaniyah yang didukung oleh Inggris dan Prancis.

“Pada tanggal 18 Juni 1913, dengan bantuan dari Prancis, pemuda-pemuda Arab mengadakan suatu konferensi di Paris, yang menjadi deklarasi pertama kaum nasionalis Arab dalam bersekutu dengan Inggri dan Prancis melawan Daulah Utsmaniyah.” Tulis beliau di halaman 26.

Dari peristiwa ini, maka tidak heran apabila Saudi Arabia sebenarnya lebih dulu mengambil inisiatif berdamai dengan Israel. Sedangkan berdirinya Israel sendiri di dukung penuh oleh Inggris melalui Deklarasi Balfour, 2 November 1917. Maka dari itu, Saudi termasuk negara yang memprakarsasi Inisiatif Perdamaian Arab pada 2002.

Saudi menawarkan proposal kepada Israel, akan memberikan pengakuan diplomatik penuh dari negara-negara Arab. Sebagai gantinya, Israel harus menarik pendudukannya dari tanah Arab yang dikuasai sejak 1967 dan mengakui penetapan negara Palestina. Sebagaimana dilansir melalui laman www.aa.com.tr (10/12/2017)

Sedangkan perjanjian yang baru saja terjadi antara Uni Emirat Arab dan Israel adalah bagian menjalin perdamaian antara negara-negara Arab dengan Israel.

Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan AS telah membuat terobosan besar sebagai penengah hubungan dua negara, UEA dan Israel. Kamis(13/8/2020) siang waktu Washington. (tribunnews.com, 14/08/2020)

UEA sendiri menjadi negara ketiga di dunia Arab yang membuat perdamaian dan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Sebelumnya, Mesir dan Yordania sudah lebih dulu melakukan.

(wi)