July 30, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Photograph: Rex/Shutterstock | Sumber : theguardian.com

Pengkhianatan Lagi : Kosovo Akan Mengakui Negara Yahudi dan Serbia Akan Merelokasi Kedutaannya ke Yerusalem

BerandaIslam.com – Dikutip dari The Guardian (4/9), Israel mencetak dua keuntungan diplomatik pada hari Jumat, 4 September 2020, ketika Kosovo setuju untuk mengakui negara Yahudi dan Serbia mengatakan akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem dari Tel Aviv. Namun, hal ini merupakan pengkhianatan berulang kali terhadap umat Muslim.

Keputusan itu diambil setelah kesepakatan yang ditengahi Gedung Putih. Benjamin Netanyahu, perdana menteri Israel, mengatakan Serbia akan menjadi negara Eropa pertama yang memindahkan kedutaannya ke Yerusalem, menyusul pengakuan Donald Trump atas kota itu sebagai ibu kota Israel hampir tiga tahun lalu.

“Saya berterima kasih kepada teman saya presiden Serbia… atas keputusan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan untuk memindahkan kedutaan besarnya di sana,” kata Netanyahu, menambahkan bahwa langkah kontroversial tersebut akan dilanjutkan pada Juli 2021.

Apa yang dilakukan Serbia dan Kosovo adalah mengulangi pengkhianatan penguasa-penguasa Muslim terhadap umat Islam dalam sebulan ini. Sebelumnya, pada Agustus, AS menjadi perantara kesepakatan bagi Uni Emirat Arab untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, yang secara simbolis ditandai dengan penerbangan udara komersial pertama antara kedua negara.

Israel menguasai Yerusalem Timur pada tahun 1967 dan kemudian mencaploknya dalam gerakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional. Terlebih lagi kesepakatan tersebut menyalahi hukum-hukum Islam.

Berdasarkan artikel catatan Kantor Media Hizbut Tahrir Palestina yang dikutip oleh media politik dan dakwah AL-Wa’ie, Edisi September 2020 halaman 75, dengan judul “Lembaran Hitam Penguasa Pengkhianat”.

Dalam artikel tersebut dinyatakan “Kesepakatan pengkhianatan baru ini datang untuk semakin memperjelas keadaan para penguasa yang telah mendominasi kehidupan umat islam…. Mereka hanyalah alat murah di tangan musuh-musuh umat Islam. Mereka melaksanakan apapun yang diperintahkan kepada mereka tanpa ragu atau malu.”

Berbagai bentuk kesepakatan maupun normalisasi hubungan sejatinya merupakan pengkhianatan. Maka yang akan didapatkan adalah kehinaan di dunia serta siksaan di akhirat yang lebih pedih dan menghinakan.

“Para penguasa Muslim sama dalam pengkhianatan. Banyak pihak secara terbuka menormalkan dan membangun hubungan… Para penguasa budak menerima kejahatan ini. Sebagian mereka secara formalitas menentangnya melalui media dan menggambarkannya sebagai pengkhianatan. Namun sebenarnya, mereka semua setuju atas pengkhianatan. Mereka juga sama-sama setuju untuk mengakui legalitas entitas Yahudi. Bahkan kadang-kadang mereka bekerja sama dan berkoordinasi dengan yahudi secara diam-diam dan di lain waktu secara terbuka.” tulis artikel tersebut.[]

(WI)

Sumber : https://www.theguardian.com/world/2020/sep/04/kosovo-and-serbia-hand-israel-diplomatic-boon-after-us-brokered-deal