August 4, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

BerandaIslam.com — Berdasarkan artikel catatan Kantor Media Hizbut Tahrir Palestina yang dikutip oleh media politik dan dakwah AL-Wa’ie, Edisi September 2020 halaman 75, menyatakan kesepakatan yang terjadi antara Israel dan UEA merupakan kesepakatan pengkhianatan baru.

Dalam artikel tersebut dinyatakan “Kesepakatan pengkhianatan baru ini datang untuk semakin memperjelas keadaan para penguasa yang telah mendominasi kehidupan umat islam. Para penguasa UEA sama seperti para penguasa kaum Muslim lainnya. Mereka hanyalah alat murah di tangan musuh-musuh umat Islam. Mereka melaksanakan apapun yang diperintahkan kepada mereka tanpa ragu atau malu.”

Berbagai bentuk kesepakatan maupun normalisasi hubungan sejatinya merupakan pengkhianatan. Maka yang akan didapatkan adalah kehinaan di dunia serta siksaan di akhirat yang lebih pedih dan menghinakan.

“Para penguasa Muslim sama dalam pengkhianatan. Banyak pihak secara terbuka menormalkan dan membangun hubungan; menyerukan solusi dua negara, legitimasi internasional dan keputusan internasional sebagai dasar untuk menyelesaikan masalah bumi yang diberkati (Palestina)… Ada inisiatif Arab yang kental aroma pengkhianatannya. Juga ada keputusan internasional. Semua mengarah pada akibat yang sama, yaitu pengkhianatan, pengabaian dan penyerahan sebagian besar wilayah bumi yang diberkati.” tulis artikel tesebut.

Perjanjian dan kesepakatan yang terjadi sama dengan Perjanjian Camp David dan masalah bumi yang diberkati adalah masalah umat yang besar dan mengakar.

“Dalam hal ini, umat seharusnya tidak diam, melainkan harus bergerak untuk mengakhiri periode pengecualian ini dalam kehidupan umat Islam, dan menghilangkan mendung agar matahari Khilafah bersinar, yang akan menghancurkan Trump dan para penguasa budaknya. “Berkata ‘Kapan itu (akan terjadi)?’ Katakanlah, ‘Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat.” (TQS al-Isra’ [17] : 51)” tulis artikel tersebut di akhir laporannya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa telah terjadi kesepakatan antara UEA dan Israel, sebagai langkah perdamaian regional untuk melindungi hak Palestina dan keamanan Israel. Kesepakatan antara Uni Emirat Arab dan Israel ini juga menyertakan Amerika Serikat sebagai penengah. []

(WI)