July 29, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Sekjen DPR Indra Iskandar sedang mengawasi proses sterilisasi ruang kerja Baleg DPR. (Rahel Narda/detikcom)

Naskah UU Cipta Kerja Saja Bingung, ANSPI : Masih Percaya Demokrasi?

BerandaIslam.comFinalisasi naskah omnibus law UU Cipta Kerja (Ciptaker) telah selesai. Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengatakan naskah final UU Ciptaker terdiri dari 1.035 halaman. “Iya, iya (naskah 1.035 halaman itu yang final),” kata Indra saat dihubungi, Senin (12/10/2020). Sebelumnya naskah yang beredar berjumlah 905 halaman bahkan ada juga yang berjumlah 1028 halaman.

Diketahui, naskah final UU Ciptaker sempat mengalami proses finalisasi usai diketok dalam Sidang Paripurna DPR RI pada 5 Oktober 2020. Panitia Kerja (Panja) pembahasan RUU Cipta Kerja (Ciptaker) DPR RI memastikan naskah UU Ciptaker sudah final, tapi masih dalam penyisiran.

Tidak pastinya naskah Omnibus Law Cipta Kerja ini mendapatkan kritik dari berbagai kalangan. Lembaga Kajian ANSPI (Analisis dan Strategis Pemikiran Islam) melalui humasnya Denny Akbar, SH menyatakan masalah ini merupakan berangkat dari sistem demokrasi itu sendiri yang berasaskan pada akal manusia.

“Masih percaya pada dmeokrasi? Padahal demokrasi itu sendiri membebaskan akal manusia menentukan hukum, jadi mau ada naskah atau tidak bisa di akal-akali,” ujarnya kepada BerandaIslam.com, Selasa (13/10) dalam wawancara singkat.

Sebelumnya juga Ketua Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB) Dr. Ahmad Sastra, M.M. telah mengingatkan bahwa negeri ini masih terjajah dan akar masalahnya adalah penerapan ideologi kapitalisme dan atau komunisme di negeri ini. Hal ini beliau sampaikan di akun Youtube Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa, FGD Forum Doktor, Sabtu (10/10/2020)

“Kami juga senantiasa mengingatkan bahwa negeri ini sebenarnya terjajah. Cuma masyarakat masih tidak tahu akar masalahnya. Yang jadi akar masalah adalah penjajahan kapitalisme dan atau komunisme. Yang jadi masalah adalah penerapan ideologi di negeri ini. Jadi jangan mau diadu domba oleh retorika kosong,” ujarnya.

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5210007/dpr-rampung-perbaiki-naskah-uu-cipta-kerja-kok-jadi-1035-halaman