July 31, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Foto: Republika.co.id

Haedar Sinyalir : Sistem khilafah Itu Salah, Yuana Ryan Tresna : Ucapan Itu Berbahaya!

BerandaIslam.com — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir Prof Haedar menyampaikan bahwa dalam konteks Indonesia sistem khilafah itu sudah tertolak. Bukan karena konsep itu salah secara teori atau salah dalam konsep siyasah, kata dia, tapi karena salah dalam dua hal.

“Salahnya dua hal, salah kalau konsep itu dijustifikasi sebagai satu-satunya sistem dalam politik Islam, nah itu salah. Yang kedua lebih salah lagi ketika sistem itu mau diterapkan di Indonesia yang sudah punya sistem lain,” ujarnya saat sambutan dalam acara Pengajian Umum PP Muhammadiyah bertema “Sumpah Pemuda dan Wawasan Kebangsaan Muhammadiyah”, Jumat (16/10) malam sebagaimana dikutip dari Republika (17/10).

Namun pernyataan beliau tersebut dianggap sesuatu yang berbahaya. Hal ini disampaikan oleh Mudir Ma’had Khadimus Sunnah Bandung Ustadz Yuana Ryan Tresna.

“Apa yang disampaikan Pak Haedar Nashir ini adalah bentuk penyesatan dan pengaburan,” dilansir dari Mediaumat.news, Ahad (18/10/2020) yang dikutip oleh Beranda Islam.

Menurutnya, disebut penyesatan karena secara tersurat dan tersirat seakan bahwa sistem khilafah itu adalah sistem yang tidak diakui dalam Islam. “Jadi, sama sekali beliau tidak memberikan apresiasi bahwa khilafah itu adalah ajaran Islam. Justru sejak awal, menolak konsep khilafah. Ini merupakan penyesatan karena konsep khilafah ini adalah konsep yang merupakan ijma’ di kalangan para ulama. Dalilnya Al-Qur’an, As-Sunnah, Ijma’ Sahabat dan kewajiban terkait dengan ini sudah menjadi konsensus di kalangan para ulama terdahulu,” ujarnya.

Ketika menyatakan bahwa khilafah itu adalah gagasan yang tertolak. Tertolak menurut siapa? Apa standarnya? Apa kriterianya? Tertolak oleh para penguasa yang memang melakukan kezaliman atau tertolak dari kalangan umat Islam? “Kalau tertolak dari penguasa zalim, itu memang fakta. Khilafah bukan lagi tertolak tapi ditolak oleh mereka yang takut dan khawatir kepentingan-kepentingannya terganggu. Tetapi kalau yang dimaksud tertolak dari umat Islam. Ini yang harus kita selidiki. Umat Islam yang mana? Itu tidak benar,” terangnya. []

(wi)