August 2, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Dilansir pada situs BBC Arab, Kamis, 17/12 (2 Jumadil Ula 1442 H) bahwa The Daily Telegraph menerbitkan laporan dari seorang wartawan urusan Timur Tengah, David Rose dengan judul “Sebuah Terobosan Saudi dalam Menghapus Anti-Semitisme dan Ekstremisme Islam Melalui Kurikulum Pendidikan”.

Rose mengatakan bahwa sebuah riset terbaru berkenaan dengan kurikulum pendidikan di Saudi mengonfirmasi adanya penghapusan sebagian besar kurikulumnya dan pengubahan sebagian yang lain dengan tujuan menghilangkan ‘pemikiran anti-semitisme dan para pendukung ekstremis Islam’ yang oleh riset tersebut dilihat sebagai sebuah perubahan historis dalam orientasi kerajaan (Saudi).

Rose juga menunjukkan bahwa riset tersebut telah mengungkap bahwa buku-buku sekolah yang telah didistribusikan kepada lebih dari 30.000 sekolah baik di dalam maupun di luar kerajaan oleh Riyadh tidak mengandung nas-nas sebagaimana sebelumnya, namun justru mengandung kampanye teori konspirasi bahwa Yahudi telah menguasai dunia. Sedangkan nas-nas lain yang sengaja dihapus mengandung berbagai macam seruan untuk membunuh para pelaku homoseks dan orang-orang murtad sesuai dengan syariat.

Rose juga menambahkan, “Begitu pula telah dilakukan pengaburan nas-nas yang berbicara tentang pertempuran penting di akhir zaman, di mana kaum muslimin akan membunuh orang-orang Yahudi setelah batu-batu dan pohon-pohon memberikan kesaksian”. Itulah perkembangan-perkembangan yang ada di tengah laporan- laporan media Amerika untuk mendorong Kerajaan Saudi agar bersedia melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.

Riset tersebut juga menambahkan bahwa kurikulum tersebut telah dilucuti dari nas-nas yang mendorong kewajiban untuk ‘mempersiapkan kaum muslimin untuk melakukan jihad dan kedudukan mati syahid’.

Komentar Surat Kabar Ar-Rayah: Sesungguhnya rezim Keluarga Su’ud dan yang lainnya merupakan bagian dari sistem yang berbahaya, agen Barat yang bergerak di negeri-negeri kita. Mereka tidak akan memperoleh apapun atas berbagai tindakan dan siasat mereka ini –yang telah mengumumkan perang terhadap Allah, agamanya serta umat Islam– kecuali hanya menambah penolakan dari umat dan kemarahan yang memanas dalam jiwa generasi umat juga kepada setiap pengkhianat yang bertekuk lutut di dalam parit musuh umat dan agamanya, kemudian menjadi tentara yang tulus dalam melayani para penjajah dan entitas Yahudi.

Sungguh telah tiba saatnya bagi umat Islam serta pemilik kekuatan dan kemuliaan, juga para panglima militer di antara mereka untuk mencabut sistem yang memerangi agama Allah SWT ini sebagai pelayanan terhadap para penjajah dan entitas Yahudi. Sudah saatnya bagi seluruh orang-orang yang tulus ikhlas untuk menghancurkan tahta-tahta yang telah usang dan mendirikan Khilafah Ar-Rasyidah sesuai metode kenabian, untuk menjaga agama serta nas-nasnya, juga membebaskan Palestina, dan mengemban Islam sebagai risalah yang penuh cahaya dan rahmat bagi seluruh manusia.

Diterjemahkan dari Surat Kabar Ar-Rayah edisi 318, terbit pada Rabu, 8 Jumadil Ula 1442 H/23 Desember 2020 M

Sumber : https://www.alraiah.net/index.php/news-tours/item/5714-the-al-saud-regime-is-changing-the-school-curriculum-to-distort-islam-and-serve-the-jewish-entity