April 22, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

BerandaIslam.com — Melalui Kantor Media Pusat Muslimah Hizbut Tahrir,  Dr. Nazreen Nawaz, Direktur Muslimah mengecam aksi penangkapan 8 wanita Muslim oleh Komite Negara untuk Keamanan Nasional di Kyrgyzstan pada 27 Juni 2020 lalu di kota Naryn karena dicurigai menjadi anggota Hizbut Tahrir, sebuah partai politik Islam yang bekerja untuk membangun sistem Islam – Khilafah berdasarkan metode Rasulullah saw.

Pernyataan sikap dengan judul “HENTIKAN Terorisasi terhadap Muslimah Salihah di Kirgizstan!”, Dr Nazreen menganggap rezim Kyrgyzstan telah melarang partai tersebut dengan tuduhan yang tidak masuk akal, karena dituduh sebagai organisasi ekstremis, faktanya tidak terlibat dalam satu tindakan kekerasan, atau mendukung satu kasus terorisme sejak didirikan. (hizb-ut-tahrir.info, 21/08/2020).

Banyak wanita yang ditangkap adalah ibu dengan anak kecil atau bertanggung jawab atas perawatan orang tua mereka yang sudah lanjut usia. Pasukan keamanan menggeledah wanita Muslim dengan cara yang memalukan dan memalukan dan menahan mereka dalam kedinginan dan kelaparan selama 6 hingga 12 jam di pusat penahanan.

Ia juga menyerukan pembebasan segera para wanita Muslim tak berdosa ini dari penjara bawah tanah Kyrgyzstan dan diakhirinya penganiayaan dan terorisasi berkelanjutan terhadap putri-putri terhormat dari Umat ​​Muslim oleh rezim tirani Kirgistan.

“Penangkapan ini adalah bagian dari perang yang dilancarkan oleh rezim Kirgistan sekuler yang represif melawan Islam dengan kedok menipu memerangi terorisme dan tunduk pada arahan dari tuan-tuan pemerintah Rusia dan Barat. Dalam upaya putus asa untuk memerangi kebangkitan Islam di negaranya dan pembentukan kembali Sistem Allah (swt), Khilafah, rezim Kirgiz telah menggunakan cara untuk menjelekkan dakwah Islam dan meneror wanita Muslim yang tidak bersalah dan terhormat untuk menciptakan rasa takut untuk mempromosikan Dien Allah (swt).” tegasnya.

“Rasulullah (saw) berkata, «الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ ، لَا يَظْلِمُهُ ، وَلَا يَخْذُلُهُ» “Seorang Muslim adalah saudara seorang Muslim: dia tidak menindasnya, juga tidak mengecewakannya.” pungkas Dr. Nazreen Nawaz

Selain melalui pernyataan sikap kampanye tolak terorisasi terhadap Muslimah juga dilakukan beliau melaui akun twitter@WomenForKhilafa dengan menyatakan Rezim menangkap 8 wanita Muslim yang tidak berbahaya.

regime arrested 8 harmless Muslim women on suspicion of belonging to Hizb ut Tahrir, which the regime has banned, despite the fact the party has not engaged in a single act of violence since its estbalishment” tweetnya.[]

(WI)