May 21, 2022

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Oleh : Dessy (Singkawang-Kalbar)

Polres Singkawang menggelar pemusnahan barang bukti narkotika, pada Rabu 23 Maret 2022. Dari pemusnahan tersebut, sebanyak 16 paket yang terdiri dari 77,94 gram narkotika jenis sabu dan 18,5 butir pil Ekstasi dengan berat 7,59 gram dilenyapkan di dalam ember berisi cairan kimia. Waka Polres Singkawang, Kompol Haryanto menerangkan, dari pemusnahan tersebut, Polres Singkawang bersama masyarakat berhasil menyelamatkan 1.596 orang dari penyalahgunaan narkotika. Meski sudah berhasil dipastikan Narkoba, hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum menemukan pemilik dari barang haram tersebut (https://pontianak.tribunnews.com, 23/03).

Selain pemusnahan barang bukti berupa narkotika yang dilakukan di Mapolres Singkawang, ternyata pada tanggal yang sama juga dilakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana di Kejari Singkawang dengan barang bukti terbesar adalah narkotika. Dari 54 perkara yang ditangani, 37 diantaranya adalah perkara tindak pidana Narkotika, kemudian diikuti sejumlah perkara lainnya.

Fakta ini menunjukkan masih besarnya ancaman penyalahgunaan narkotika di kalangan masyarakat. Setiap tahun tercatat peningkatan kasus penyalahgunaan narkotika yang menyasar hampir semua kalangan, baik masyarakat bawah hingga kalangan elit. Padahal penyalahgunaan narkotika sangat mengancam ketahanan generasi di masa yang akan datang.

Krisis narkoba sendiri adalah krisis multidimensi yang tidak mungkin cukup diselesaikan pada di tingkat keluarga atau lembaga pendidikan saja. Tentunya dibutuhkan peran aktif negara dalam hal mencegah penyebaran narkotika baik dengan penerapan hukum yang tegas hingga penguatan keimanan anak bangsa.

Sayangnya, hal seperti ini tidak bisa kita harapkan di sistem sekulerisme hari ini yang tidak menjadikan agama sebagai panduan hidup.  Padahal, sebagai seorang muslim, kita meyakini Islam sebagai solusi atas segala permasalahan, tak terkecuali sebagai solusi atas krisis multidimensi yang melanda masyarakat hari ini.

Tindakan hukum yang tegas oleh seorang penguasa Islam (Khalifah) terhadap pengedar hingga pecandu narkoba, menutup tempat hiburan malam yang menjadi tempat untuk penyalahgunaan narkoba serta penguatan akidah masyarakat yang nantinya akan menjadi penangkal dalam penyalahgunaan narkotika ini.[]

Wallahu’alam