May 18, 2022

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Oleh : Euis (Pontianak-Kalbar)

Konsul Malaysia di Pontianak, Azizul Zekri, berharap perusahaan asal Malaysia yang akan beroperasi di Pontianak mendapat kemudahan dalam perizinan operasionalnya. Permintaan tersebut disampaikan langsung Azizul Zekri kepada Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat melakukan lawatan di Ruang VIP Kantor Wali Kota Pontianak (https://www.pontianakkota.go.id, 5/4/2022).

Saat ini ketika dunia dikuasai ideologi kapitalisme, maka keberadaan perusahaan asing di negeri ini bukanlah sekadar kerjasama bilateral ataupun multilateral. Karena faktanya, perusahaan asing justru terkadang menjadi pengendali kebijakan dan dapat merugikan negara.

Bagaimana tidak? Atas nama investasi, sebuah perusahaan asing bisa mengelola SDA sesukanya. Di sisi lain, Indonesia hanya dijadikan pasar konsumtif bagi kerakusan kapitalis. Apalagi hal ini bahkan dipermudah dengan keberadaan UU Omnibus Law.

Negara harus jeli jika ingin melakukan perjanjian internasional. Dalam Islam sudah dijelaskan secara rinci pihak-pihak mana saja yang bisa diajak kerjasama. Begitupun terkait dengan komoditas yang akan diperjualbelikan dan juga dikelola. Negara tidak boleh memberikan pengelolaan SDA milik umum kepada perusahaan asing. Negara juga tidak boleh menjadikan warganya konsumtif dan mematikan perusahaan lokal.[]