October 24, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Oleh : Khansa (Siswi kelas 8 HS dan Rumah Tahfidz Al Fath)

Sahabat, kalian pasti pernah dengar atau melihat banyak sekali rakyat menderita dan kesusahan karena keadaan ekonomi yang tidak stabil. Mereka mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah.

Tapi, di zaman sekarang ini bukannya mendapatkan bantuan, malah yang ada dikenai pajak. Sahabat… hal ini sunguh sangat miris. Apakah pemerintah tidak mempunyai empati kepada rakyat? Sudahlah susah mencari makan malah dibebani beban pajak yang harus dibayar.

Yang semakin menyayatkan hati sahabat sekalian, para pejabat saat ini justru semakin bertambah harta kekayaan. Di sisi lain disaat rakyatnya tidak bisa makan.

KPK telah mencatat sebanyak 70,3 persen penyelanggara negara mengalami kenaikan harta kekayaan selama pandemi seperti dilansir dari Kompas (Kompas.tv.com, 7/9/2021),

Kok bisa di dalam keadaan pandemi saat ini? Pemerintah yang seharusnya lebih memperhatikan nasib rakyat, justru mereka hanya sibuk mengurusi kepentingan individu mereka. Tidak lain dikarenakan aturan dibuat oleh manusia untuk kepentingan diri mereka sendiri.

Hal ini tentu saja berbeda sekali dengan aturan Allah yang dijadikan sebagai ukuran dalam segala perbuatan. Pada masa pemerintahan Umar pernah terjadi krisis ekonomi (masa paceklik). Di tengah suasana keprihatinan tersebut, Khalifah Umar berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan makan daging dan minyak samin yang waktu itu harganya melambung tinggi karena sulit diperoleh.

”Bagaimana saya bisa mementingkan nasib rakyat, kalau saya sendiri tidak merasakan kesulitan yang mereka alami,” kata Umar ketika itu. Ini merupakan salah satu contoh yang mulia yang harus kita contoh ya Sahabat.

Nabi bersabda :
“Sesungguhnya kepemimpinan itu adalah suatu amanah dan di hari kiamat akan mengakibatkan kerugian dan penyesalan kecuali mereka yang mengambilnya dengan cara yang baik, serta dapat memenuhi kewajibannya dengan baik sebagai seorang pemimpin” (HR Muslim).

So, tetap semangat mencari ilmu dan mendakwahkannya ya Sahabat..agar mulia disisiNya. Yaitu bagaimana kita mendakwahkan agar aturan dari Allah dapat diterapkan demi kesejahteraan rakyat.[]

Wallahu ta’ala a’lam