March 1, 2024

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Kampanye Stop HIV/AIDS, Bukan Solusi

Oleh : Alfiyah (Pontianak-Kalbar)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe, Aceh, mencatat sebanyak 88 warga di daerah itu positif HIV/AIDS yang penularannya didominasi karena perilaku seks bebas. “Jadi total kasus positif HIV/AIDS di Kota Lhokseumawe mencapai 88 kasus. Rata-rata penularannya akibat seks bebas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Safwaliza di Lhokseumawe (republika.com 02/12/2022).

Safwaliza mengatakan, terjadi peningkatan delapan kasus pada 2022. Sedangkan kasus positif HIV/AIDS di Kota Lhokseumawe pada 2021 sebanyak 80 kasus. Selain seks bebas, kata Safwaliza, penularan virus HIV/AIDS di kota yang berjuluk petro dolar tersebut juga disebabkan oleh homo seks. Selanjutnya, penularan terjadi melalui jarum suntik bagi pengguna narkotika.

Dari data yang kami himpun menunjukkan bahwa jumlah penderita HIV/AIDS didominasi usia 14 hingga 45 tahun yang masuk kategori usia produktif,” kata Safwaliza. Angka tersebut masih mungkin bisa bertambah, mengingat masih ada warga menutupi dan tidak mau melaporkan telah mengidap penyakit menular yang mematikan tersebut.

Infeksi baru HIV terus meningkat, akibat maraknya perilaku menyimpang pasangan sejenis pergaulan dan seks bebas yang menjadi budaya. Akibatnya perempuan dan anak pun banyak yang tertular.

Berbagai program yang ada, hingga saat ini tak akan mampu mencegah penularan HIV/ AIDS solusi yang ditawarkan sama sekali tidak menyentuh akar persoalan, bahkan menimbulkan masalah baru. Di sisi lain, perilaku menyimpang justru dibiarkan dan negara yang tidak mampu menyediakan fasilitas pengobatan yang memadai dan lengkap bagi para penderita.

Padahal agama telah mengharamkan hubungan sejenis, seks bebas, dan konsumsi narkoba. Kampanye stop penularan HIV/ AIDS gencar dilakukan, tetapi faktanya perkara yang menjadi penyebab penularan paling besar justru dilegalkan sungguh satu kontradiksi yang sangat nyata dan tidak masuk akal.

Harapan bebasnya umat manusia dari infeksi HIV/ AIDS secara tuntas hanya dapat diwujudkan ketika syariat Islam diterapkan secara kaffah. Penerapan aturan Islam secara kaffah ini hanya mungkin terwujud dengan tegaknya khilafah islamiyah.[]