May 6, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Waviza – (Sambas, Kalimantan Barat)

Sabtu (10/4/2021) terjadi gempa bumi 6,1 Magnitudo di Jawa Timur (Jatim). Dampak kerusakan gempa tersebar di 15 kabupaten dan kota di Jawa Timur. BNPB mencatat 8 orang meninggal dan 1.189 bangunan rusak serta fasilitas umum di 150 titik akibat gempa di Jawa Timur. (REPUBLIKA.CO.ID, 12/04/2021)

Bencana yang melanda Indonesia memang tak bisa dianggap remeh. Pemerintah, baik pusat maupun daerah tidak hanya merespons secara reaktif yaitu dengan sibuk menanggapi bencana tetapi juga harus memiliki strategi dalam mengantisipasinya.

Padahal rakyat berharap negara tak hanya membuat langkah tanggap darurat, melainkan memerlukan pengerahan seluruh kemampuan agar bencana alam tidak memberi mudharat yang besar pada manusia. Saat ini salah satu yang belum dilakukan sistem sekuler adalah penggunaan mitigasi berbasis teknologi agar deteksi bencana dan proses penyelamatan bisa dilakukan secara dini.

Masyarakat perlu diperkenalkan pada mitigasi bencana berbasis teknologi, yaitu sekumpulan kegiatan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana dengan memanfaatkan teknologi. Pemerintah bersama masyarakat sudah seharusnya selalu siaga dalam langkah awal penanganan bencana secara jangka pendek.

Namun untuk jangka panjang maka diperlukan antisipasi secara menyeluruh dari sisi pemahaman, mental dan skill. Sistem Islam sangat memperhatikan rakyatnya, baik individu maupun masyarakat secara keseluruhan serta diperlukan kebijakan dari penguasa dengan tepat dan benar.

Penguasa dengan pemerintahan Daulah Khilafah akan menggariskan kebijakan komprehensif yang dibangun atas akidah Islamiah. Penanganan bencana ini meliputi pra bencana, saat bencana dan pasca bencana yang telah terstruktur dengan prinsip syariat Islam yang ditujukan untuk kemaslahatan umat, terutama kesiapan secara mental bahwa bencana merupakan qadha Allah SWT dan manusia wajib berusaha dan bersabar menghadapinya.[]

Wallahu’alam Bisshowwab