April 17, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Oleh : Waviza (Pontianak-Kalimantan Barat)

622 guru SMA dan SMK melakukan swab polymerase chain reaction (PCR) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan 456 hasilnya sudah keluar dan menunjukkan 35 orang positif Covid-19 pada rentang waktu 22 Februari sampai 2 Maret 2021 (Kompas.com, 4/3/2021).

Dengan adanya temuan tersebut, Gubernur Kalbar Sutarmidji menutup kembali pembelajaran tatap muka sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Dia tidak mau ambil resiko karena banyak guru yang positif Covid-19.

Banyaknya masalah dalam sistem pendidikan saat ini, baik sebelum pandemi maupun disaat pandemi merupakan tanda bahwa pelayanan pendidikan yang ada belumlah memadai.

Sejak awal negeri ini berkiblat pada negara-negara Barat (red:Amerika dan sekutunya) dengan sistem kapitalisme yang dianutnya telah gagal merespon pemutusan rantai penularan Covid-19 secara efektif. Alhasil, sistem pendidikan pun tidak memberikan keefektifan siswa dalam proses pembelajaran.

Dalam sistem pendidikan Islam, materi pembelajaran yang disuusn dalam rangka menguasai tsaqofah Islam serta sains dan teknologi. Belajar untuk diamalkan bukan sekedar pengetahuan sehingga guru dan siswa tidak akan mengalami stres karena ilmu yang didapat dapat diaplikasikan untuk kehidupan. Islam juga menjamin kualitas pendidikan tidak berbeda baik secara offline maupun online karena akan didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Pendidikan pun diberikan secara gratis kepada warga negara tanpa membedakan suku, agama baik muslim ataupun non-muslim.[]