May 21, 2022

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Oleh : Euis L. (Pontianak-Kalbar)

Founder bukit Algoritma dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menetapkan prioritas produk kerjasama yang akan dilaksanakan tahun 2022. Ketetapan ini berdasarkan pertemuan yang dihadiri founder bukit Algoritma, Budiman Sujatmiko, Ketua SMSI Pusat Firdaus, Koordinator Meta Nusantara Tedi, pengembang game Ivan Chen dan Diana Paskariana, serta pengembang aset Digital Crypto CYN Gusti Rahmat pada Selasa (11/1) di Jakarta. (mediakalbarnews.com, 12/01/22).

Bukit Algoritma di Sukabumi menjadi mega proyek KEK untuk pengembangan riset dan teknologi layaknya Silicon Valley di California Amerika Serikat. Namun ada satu hal yang harus dikritisi, yakni terkait pembiayaan pembangunannya. Founder bukit Algoritma, Budiman Sujatmiko, memastikan tidak menggunakan dana APBN, melainkan berasal dari dana swasta murni yang didapatkan dari investor dalam dan luar negeri. Dari luar negeri, peminat sudah ada, mulai dari negeri di Timur Tengah, Eropa, juga Amerika Utara.

Namun, harus dipahami pembangunan apapun yang melibatkan pihak swasta, baik asing maupun aseng, biasanya hanya menjadikan produk hasilnya sebagai barang komersil itupun akan disesuaikan dengan keinginan para investor. Tentu saja hal ini demi menambah keuntungan pundi-pundi para kapitalis. Kalaupun misalnya ada dampak bagi masyarakat, akan tetapi yang diterima rakyat hanya recehan saja.

Berbeda halnya dengan sistem Islam. Negara memiliki tanggung jawab untuk melakukan riset, bukan hanya sekedar diserahkan kepada swasta. Negara akan membiayai riset dan teknologi secara penuh. Agar hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas dengan mudah bahkan gratis.[]

Wallahu’alam