December 6, 2022

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Oleh : Nur Khalifah (Ketapang-Indonesia)

Bencana alam yang terjadi di Sintang Kalimantan Barat semakin meluas, dilansir dari Kompas Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), terendam banjir dua meter sejak, Selasa (4/10/2022). Hasil laporan pemerintah kecamatan setempat, 2.000 rumah terendam dan 5.000 jiwa terdampak banjir. (regional.kompas.com, 5/10/2022).

Banjir menjadi PR besar bagi pemerintah untuk ditangani, namun penanganan yang dilakukan belum menjadi solusi yang tepat yang ditawarkan oleh pemerintah. Banjir yang terjadi dianggap sebagai akibat curah hujan yang tinggi semata, padahal ada faktor lain juga menjadi penyebab banjir.

Banjir yang terjadi yang tidak terlepas pula dari ulah manusia. Manusia kurang menjaga alam, membuang sampah sembarang. Kebijakan reklamasi besar-besaran yang dilakukan juga telah menjadikan banyak lahan persawahan dan daerah pantai berubah fungsinya sehingga menjadi penyebab terjadinya banjir.

Paling miris adalah rakyat yang selalu disalahkan, seharusnya pemerintah juga menyadari sebagai pemegang kebijakan, yang seharusnya mampu mengurusi urusan rakyat dan bertanggungjawab atas apa yang terjadi, bukan melempar kesalahan atau saling menyalahkan.

Sistem Islam dapat menjadi solusi dalam mengatur urusan rakyat serta pedoman dalam mengambil kebijakan. Di dalam sistem Islam memiliki aturan bahwa lahan tidak sembarangan dapat dikelola oleh orang-orang yang punya kepentingan. Sistem Islam akan tegas bagi yang melakukan tindakan pelanggaran, dan pastinya sistem Islam tidak akan merugikan rakyatnya.

Sistem Islam yang datang dari Rabb pencipta semesta alam, tidak akan mungkin membuat kerusakan alam. Manusia seharusnya sadar akan aturan Islam yang sempurna. Maka negara yang menjalankan sistem Islam yang berwenang dan wajib mengatur kehidupan secara kaffah. Negara pula yang mengatur urusan rakyat dan disebut dengan Khilafah Islamiyyah.[]