March 2, 2024

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Benarkah Ideathon Solusi Problem Publik Saat Ini?

Oleh : Waviza

Ideathon ialah suatu kegiatan yang dikemas untuk para peserta saling bertukar pikiran secara intensif dengan berbagai latar belakang, keahlian dan minat yang berbeda-beda. Mereka berkumpul untuk mendiagnosis suatu masalah yang sudah ditetapkan sebelumnya, mengidentifikasi peluang terbaik, dan menghasilkan solusi yang paling layak.

Kegiatan ini menargetkan sasaran yang paling tepat adalah para generasi muda. Karena generasi muda memililki segala potensi serta pikiran yang lebih segar dan juga melatih mereka untuk meningkatkan potensi tersebut. Harapannya agar dapat melahirkan solusi dalam berbagai permasalahan pelayanan publik. Adanya ideathon ini diharapkan para pemuda berkontribusi memberikan ide-ide kreatif sehingga pelayanan publik semakin membaik.

Dilansir dari Pontianak.Tribunnews.com (16/5), Kementrian PANRB bersama Pemprov Kalbar menggelar kegiatan Kompetisi Ideathon dengan tajuk “Yok, Budak KalBar, Buat Inovasi untuk Kalimantan Barat yang Sejahtera.” Berbagai pihak terlibat dalam kegiatan ini mulai dari mahasiswa, akademisi, organisasi masyarakat sipil dan praktisi, serta pemerintah ikut hadir dalam kegiatan ini.

Melalui diskusi ini diharapkan orang muda terinspirasi untuk menghasilkan ide dan inovasi, serta berpartisipasi dengan mengirimkan idenya dalam kompetisi ideathon. Dengan ideathon ini peserta dapat mengirimkan ide terbaiknya untuk membantu pemerintah daerah menjawab tantangan pelayanan publik.

Problem pelayanan publik memang seringkali menuai pro dan kontra. Tak heran jika banyak komentar dari publik yang membandingkan pelayanan publik pemerintah dengan swasta. Ada yang berkomentar bahwa pelayanan publik pemerintah lebih baik dari swasta dan begitu sebaliknya. Komentar yang diberikan bukan hanya di satu bidang melainkan semua bidang yang dirasakan masyarakat seperti kesehatan, pendidikan dan budaya, pemerintahan, dan sebagainya. Dengan adanya kompetisi ideathon pemerintah berharap pemuda dapat membantu pemerintah daerah menjawab tantangan pelayanan publik.

Pemuda adalah agent of change. Mereka menjadi tombak dalam suatu perubahan dimasa yang akan datang. Dengan segala potensi juga kekuatan fisik, mental dan pikiran inilah yang menjadi kunci peradaban. Namun, melihat kondisi pemuda saat ini mereka telah dijerat oleh sebuah sistem yang hanya mengedepankan kepentingan materi saja.

Generasi muda saat ini hanya dididik dan diberdayakan di dalam kehidupan yang bernuansa kapitalistik, segala sesuatu diukur dengan asas manfaat. Mereka dibekali dengan ilmu pengetahuan dalam mendapat keuntungan materi bukan cara bagaimana menjadi generasi peradaban cemerlang. Artinya untuk mengharapkan ide-ide yang cemerlang tidak cukup bermodalkan kreatif saja tetapi juga ide tersebut harus benar, tanpa melihat manfaatnya. Dan ide yang benar itu hanya datang dari ide-ide Islam yang memang memberikan aturan dalam berbagai dimensi kehidupan manusia.

Buah dari sistem kapitalisme yang terjadi hari ini, yakni sistem yang berasaskan untung-rugi saja demi kepentingan pribadi. Akibatnya kerusakan demi kerusakan terjadi yang merambah pada generasi. Kalaupun memberikan solusi namu tidak menyelesaikan masalah hakiki.

Beda halnya dengan generasi pada masa Rasulullah Saw. Mereka dibekali dengan berbagai tsaqofah yang layak. Mulai dari aqidah, ilmu fiqih, sains dan lainnya secara keseluruhan. Sehingga generasi muda siap terhadap tantangan dunia serta mampu mengatasinya. Tidak hanya memberikan ide kreatif saja namun ide tersebut harus ide yang benar, dan memperhatikan halal-haram, agar menjadi pahala di sisi Allah SWT.[]

Wallahu’alam bishawab!