December 6, 2022

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Kalau kita pelajari kembali sejarah Rasulullah bersama para sahabat, ada satu bagian yang tak boleh terlewatkan. Yakni bagian penyiksaan. Hinaan. Cacian. Pengucilan. Bahkan ancaman pembunuhan.

Dengan kisah ini barangkali ada di antara kita yang bertanya; kenapa Rasulullah dan para sahabatnya harus mengalami penyiksaan? Sedangkan mereka di pihak yang benar. Mengapa Allah tidak melindungi mereka, atau langsung saja menghancurkan para penyiksa dan memenangkan Rasulullah, dan agama Allah akan tegak tanpa penghalang.

Dalam buku Sirah Nabawiyah karangan Syeikh Ramadhan Al Buthi, beliau menjelaskan bawa sesungguhnya sifat pertama manusia di dunia adalah sebagai seorang Mukallaf. Yakni pihak yang dituntut Allah untuk menanggung beban (taklif).

Melaksanakan perintah dakwah Islam dalam menegakkan kalimat Allah merupakan taklif yang terpenting. Inilah konsekuensi dari ubudiah. Kita ini diciptakan Allah hanya untuk beribadah. Dan ini adalah taklif yang tidak bisa dinegosiasi.

Penganiayaan, siksaan, hinaan, celaan dan berbagai rintangan yang diterima oleh Rasulullah dan orang beriman lainnya merupakan sunatullah.

Jika kita telah mengetahui betapa penderitaan yang dihadapi oleh seorang Muslim yang berjuang menegakkan masyarakat Islam, seharusnya kita menyadari bahwa itu semua bukanlah rintangan atau hambatan yang menghalangi para pejuang.

Semua itu merupakan perjalanan di atas jalan biasa yang telah digariskan Allah bagi mereka yang ingin membuktikan keimanannya dan mencapai tujuannya.