September 17, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Oleh : Waviza (Sambas)

Harus Mudik dan belanja nyatanya sudah menjadi tradisi bagi masyarakat. Apalagi di akhir Ramadan, penularan virus corona tak menjadi hal yang diwaspadai demi kebutuhan baju lebaran dan pulang ke kampung halaman. (Antaranews.com/5/5/2021)

Pelarangan mudik pun disiasati dengan percepatan waktu, yakni dipercepat sebelum tanggal pelarangan total pada 6-17 Mei 2021. Parahnya lagi masyarakat abai terhadap protokes.

Abainya masyarakat terhadap protokes adalah diakibatkan tidak konsistennya penguasa terkait penanganan covid-19. Kebijakan yang dibuat nampak kurang pertimbangan sehingga seringkali menimbulkan kontradiksi. Bahkan didasari untung rugi materi. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penguasa telah hilang.

Pola pikir sekulerisme (red: pemisahan agama dari kehidupan) sepertinya sudah melekat pada sebagian besar masyarakat yang melakukan perbuatan tidak lagi berdasarkan hukum syara’ dan kehati-hatian tapi berdasarkan hawa nafsu.

Islam sebagai agama yang sempurna mengatur seluruh aspek kehidupan tak terkecuali kesehatan. Pelaksanaan protokol kesehatan didasari dengan takwa dan siap diatur hukum syara’. Disinilah perlunya negara untuk menerapkan syara’ sebagai solusi berbagai sendi kehidupan. []