September 17, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat


Oleh: Agustina (Aktivis Back To Muslim Identity)

Hari ulang tahun ke-76 RI menetapkan tema “Indonesia tangguh Indonesia Indonesia tumbuh”, tema tersebut mengambarkan nilai-nilai dalam kehidupan Indonesia. Mulai dari ketangguhan dan semangat dalam menempuh perjalan yang panjang dan penuh tantangan. Dari tema tersebut besar harapan Indonesia untuk tetap semangat pantang menyerah untuk terus menerus berkembang dan maju bersama dalam menempuh jalan kehidupan. Tujuan dari tema HUT RI adalah agar dapat mencapai masa depan yang baik untuk menuju generasi emas Indonesia.

Dalam rangka menyambut hari ulang tahun kemerdekaan RI, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghentikan kegiatan sejenak dan mengambil sikap yang sempurna pada upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI Selasa (17/8/2021) pukul 10.17 WIB. Beliau mengungkapkan untuk menjaga kekhidmatan acara dan menghormati peringatan tersebut.

Namun jika dicermati himbauan Mensesneg Pratikno ini, apakah menjadikan Indonesia akan tumbuh dan bangkit sesuai logo yang dibuat, tanpa adanya perubahan pemikiran dan sistem di Indonesia? Sebab, sistem yang digunakan sekarang adalah sistem sekuler kapitalistik yang telah terbukti gagal mewujudkan kemerdekaan hakiki dan hanya menghasilkan pertumbuhan semu serta kegagalan dalam menghadapi wabah pandemi. Tentu saja hal ini tidak sesuai dengan harapan. Karena di tengah-tengah besarnya sumber daya manusia dan sumber daya alam, namun Indonesia masih dalam keadaan rapuh.

Merdeka Tapi Miskin

Kemerdekaan tidak ada artinya apabila rakyat Indonesia dari sabang sampai merauke tidak merdeka dalam memperoleh hak-haknya. Maka jika dikatakan Indonesia merdeka, pertanyaannya merdeka dari penjajahan fisik saja. Kenyataannya, rakyat tetap miskin, pengkritik dibui, bahkan sumber daya alam yang melimpah dikuasai asing dan aseng hingga saat ini.

Pesan optimisme di balik tema atau logo Indonesia tangguh Indonesia tumbuh memang mempunyai makna ketangguhan dalam melawan berbagai problem yang ada di Indonesia. Mulai dari pendidikan yang mahal, pandemi yang tak tahu kapan usainya, ekonomi yang masih rapuh dan generasi muda sekarang banyak dirusak dengan tontonan-tontonan yang tidak mendidik. Lebih dari itu, ide atau gagasan paham sekuler dan liberal telah merusak moral generasi dan masyarakat. Jadi sejatinya harus memerlukan ketangguhan yang ekstra dalam upaya perbaikan kedepannya.

Secara fisik negeri ini telah merdeka dan tidak lagi berperang angkat senjata. Jika kita lihat, apakah rakyat Indonesia sudah merasakan kemerdekaan yang hakiki? Jika kita lihat fakta yang ada, muncul pertanyaan besar, kemana dan untuk siapa kekayaan alam negeri ini diperuntukkan? Indonesia kaya, tetapi hanya sedikit orang yang menikmatinya sungguh miris. Maka penting bagi kita memahami makna kemerdekaan yang sebenarnya. Karena kemerdekaan bukan hanya sekedar hal fisik tidak dijajah, tetapi lebih dari itu harus ada peran negara dalam segala aspek kehidupan.

Merdeka dengan Islam Kaffah

Dalam kaca mata Islam, kemerdekaan sebenarnya adalah manusia terbebas dari segala bentuk penghambaan dan perbudakan oleh sesama manusia. Sebagaimana Islam datang menghendaki agar manusia benar-benar merdeka dari segala bentuk penjajahan, eksploitasi, kezaliman, penindasan, perbudakan dan penghambaan oleh manusia lainnya.

Sejatinya penghambaan secara totalitas hanya kepada Allah SWT. Sebagaimana Islam datang sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. Maka untuk itulah konsep merdeka terwujud yakni membebaskan manusia dari segala bentuk penghambaan kepada selain Allah, memberantas kezaliman dan menegakkan keadilan berlandaskan wahyu Allah. Maka tak ada jalan lain untuk meraih kemerdekaan yang hakiki kecuali kembali kepada Islam, menjalankan Islam sebagai pedoman hidup dan sebagai solusi atas berbagai macam masalah yang dihadapi umat.

Kemerdekaan terwujud dengan visi Islam sebagai tujuan hidup. Begitu juga misinya adalah dengan cara penerapan syariah Islam secara total di tengah-tengah masyarakat, maka kehidupan terang benderang pun terwujud, kebaikan, keadilan serta kemakmuran bagi umat-umat lainnya. Dengan visi dan misi Islam ini, maka Indonesia akan tumbuh dan menjadi bangsa yang tangguh, karena umat bangkit dengan landasan dan pedoman yang benar. Dengan begitu Indonesia tidak lagi bergantung dengan bangsa lain terutama AS dan sekutunya, sehingga Indonesia dapat mandiri dan berdiri sendiri. Seharusnya kita sadar bahwa Islam adalah agama perubahan. Islam adalah pedoman perubahan bagi perilaku, cara pandang, dan cara hidup individu, masyarakat dan negara.

Seharusnya yang dilakukan saat ini adalah meraih kemerdekaan yang sudah kita rasakan dengan berusaha sungguh-sungguh mewujudkan kemerdekaan yang sebenarnya dengan cara menerapkan secara menyeluruh aturan Allah SWT, melepaskan diri dari sistem jahiliyah yang bertentangan dengan ideologi Islam. mencampakkan ideologi kapitalisme, komunisme, serta pemikiran liberalisme dan ide-ide yang menyerang Islam. Bergegaslah menegakkan syariah Islam secara menyeluruh, insyaAllah impian kemerdekaan akan terwujud dan dirasakan seluruh umat dengan menggunkan visi dan misi Islam secara total.[]

Wallahu a’lam bi ash-shawab