July 31, 2021

Beranda Islam

Terpercaya – Tajam – Mencerdaskan Umat

Oleh Hussain Assadi

Hari ini, 8 Dzulhijjah atau sering disebut sebagai Hari Tarwiyah, dalam makna bahasa berarti persiapan, merenung dan berfikir. Dalam sejarah, pada tanggal inilah Nabi Ibrahim bermimpi menyembelih putranya Ismail dan merenung atas mimpi itu, sebuah ‘perang’ antara rasa cinta kepada anak yang tersayang dan perintah Allah yang Maha Mulia.

Dalam rangkaian Ibadah Haji, Rasulullah di tanggal 8 Dzulhijjah melakukan persiapan di Mina, Sunnah Haji yang sering disebut sebagai Tarwiyah. Memperbanyak Dzikir, memantapkan ilmu, menyiapkan perbekalan, mengokohkan niat. Pada musim haji, tenda tenda di Mina mulai diisi oleh Jamaah Haji untuk melakukan Tarwiyah.

Bila berkesempatan, Tarwiyah di Mina ini ideal untuk dipilih, karena sebagian besar jamaah haji Indonesia langsung menuju ke Arafah dan bermalam di sana untuk menyambut Puncak Ibadah Haji di Hari Arafah esok hari, 9 Dzulhijjah untuk melaksanakan Wukuf.

Hafalkan posisi tenda di Mina, buatlah pin lokasi gmap, nanti akan bermanfaat saat mencari Maktab, karena pada saat kembali ke Mina pada tanggal 10 Dzulhijjah suasana akan sangat ramai dengan bentuk tenda yang semuanya hampir mirip, dibedakan hanya dengan tulisan kode lokasi
Suasana ini sangat berkesan, tak ada lagi beda antar sesama, hanya kain putih menyelimuti pun tanpa tutup kepala. Jika spirit ini dibawa dalam kehidupan, maka tak ada lagi benci pada agama, karena dengannya kehidupan ini akan berjaya, menyelamatkan manusia dari bencana. Kemuliaan bukan tahta, harta, atau sepeda tapi pakaian taqwa.

Selalu merindukan untuk bisa mengucapkan,

Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.